5 Panduan Membeli Motor Bekas Agar Nyaman dan Aman Dikendarai

Motor

Motor merupakan alat transportasi yang saat ini menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Namun jika Anda memiliki dana terbatas, maka membeli motor bekas bisa menjadi alternatifnya. Untuk bisa memiliki motor bekas dengan harga terjangkau dan nyaman dipakai tentu ada beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan terlebih dahulu. 

Banyak kasus yang terjadi pada konsumen yang telah membeli motor bekas dan tak sesuai dengan harapan mereka. Belum lama membeli motor tersebut, motor sudah sering menginap di bengkel dan tentunya akan menambah biaya bagi pemiliknya. Berikut ini akan dijelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membeli motor bekas :

1. Cek kondisi fisik motor 
Mesin motor adalah komponen yang paling utama dan penting untuk diperhatikan. Dengan melihat kondisi mesin motor, Anda akan mengetahui motor masih layak digunakan atau tidak. Bagian mesin yang biasa dilihat terlebih dahulu adalah bagian perpak (gasket) dan baut-baut pada mesin. 

Perpak adalah penghubung bagian silinder atas dengan mesin pada bagian tengah. Apabila perpak ini sudah diganti, itu artinya bagian seher hingga setang seher juga telah diganti dan ini menjadi indikasi bahwa  mesin motor sudah tidak orisinil lagi. 

2. Tutup lubang knalpot untuk mengecek suara mesin
Sebelum memutuskan untuk membelinya, pastikan Anda sudah mengecek semua komponen motor, terutama bagian mesinnya. Coba hidupkan mesin motor sembari menutup lubang knalpot. Dengarkan dengan seksama apakah suara mesin masih jernih atau tidak. Suara mesin yang masih jernih menandakan bahwa motor masih layak untuk digunakan.

Bila suara mesin motor berisik maka hal ini menjadi indikasi bahwa mesin motor yang akan Anda beli memiliki masalah dan membutuhkan beberapa perbaikan. 

3. Periksa kondisi list dan cat pada body motor
Terlihat sepele namun melihat kondisi list motor akan menjadi petunjuk bagi Anda yang ingin membeli motor bekas. Tanyakan kepada penjual apakah motor tersebut pernah jatuh atau tidak. 

List yang terdapat pada bodi motor yang masih asli dan tidak pernah jatuh biasanya akan tertutup rapi dengan lapisan bening sebagai pelindungnya. Tapi jika lapisan pelindung tesebut sudah terlihat bahwa permukaannya tak beraturan maka pantas dicurigai bahwa bodi motort pernah mengalami masalah. Entah karena pecah saat terjatuh atau penyebab lainnya.

4. Jangan pernah terkecoh kilometer rendah 
Pada saat membeli motor bekas Anda tidak perlu melihat jumlah kilometernya. Karena saat ini tidak hanya speedometer manual yang dapat disetel ulang, namun speedometer digital juga sudah ada jasa untuk setel ulang. Jadi jangan pernah terkecoh dengan kilometer yang rendah. 

5. Periksa kondisi las-lasan dan bagian kaki-kaki
Ada satu hal yang paling sulit untuk membedakan motor bekas yang orisinil atau tidak. Hal ini terletak pada las-lasan. Jika masih bawaan dari pabrik, bagian las-lasan seperti bagian bawah tangki atau as maupun rangka garpu terlihat pengelasan yang tipis dan rapi. Hal ini berbeda jika komponen ini dilas ulang, yang mana akan terlihat lebih tebal pada bagian permukaannya. Ini  menjadi penanda bagi Anda bahwa bagian tersebut pernah patah atau tertabrak. 

Demikian 5 tips yang perlu dilakukan ketika ingin membeli motor bekas. Saat ini banyak motor bekas yang masih berkualitas, hanya saja Anda harus sedikit selektif ketika memilihnya. Mengingat motor ini akan digunakan dalam jangka panjang, usahakan untuk lebih cermat agar Anda mendapatkan motor sesuai yang diidamkan ya!

Posting Komentar

0 Komentar